Hari 1 – Surabaya menuju Madinah
Pelaksanaan program umroh 12 hari Juni 2026 dimulai dengan berkumpul di Bandara Juanda Terminal 2. Jemaah mengenakan seragam batik yang telah dibagikan. Setelah proses check-in, penerbangan langsung menuju Madinah akan dimulai. Setibanya di Madinah, jamaah melewati proses imigrasi dan mengambil bagasi masing-masing. Selanjutnya, jamaah dijemput untuk naik bus menuju hotel dan melakukan check-in. Paspor dikumpulkan sementara oleh tour leader untuk keperluan administrasi perjalanan.
Hari 2 – Madinah
Setelah sarapan pagi, jamaah bersiap untuk ziarah di dalam Masjid Nabawi. Kegiatan ziarah meliputi mengunjungi Raudhah (jadwal akan diumumkan), Makam Baqi, Masjid Ghamamah, dan Masjid Tsaqifah. Selesai ziarah, jamaah memiliki waktu untuk memperbanyak ibadah mandiri di Masjid Nabawi.
Hari 3 – Madinah
Pagi hari, jamaah berkumpul di lobi hotel untuk memulai ziarah kota Madinah. Destinasi ziarah mencakup Masjid Quba, Pasar Kurma, dan Masjid Qiblatain. Jamaah diharapkan sudah dalam kondisi berwudhu sebelum memulai kegiatan ini. Hari ini fokus pada pengenalan sejarah kota Madinah dan tempat-tempat bersejarah yang terkait dengan Rasulullah SAW.
Hari 4 – Madinah menuju Al Ula
Setelah sarapan, jamaah bersiap mengikuti tour ke Al Ula, mengunjungi Old Town, melewati Masjid Al-Izham (Masjid Tulang yang memiliki sejarah dengan Rasulullah SAW), dan menikmati Coffee/Tea Time di Jabal Fil (Elephant Rock). Kegiatan ini menggabungkan wisata sejarah dan alam sehingga jamaah dapat menambah wawasan sambil menikmati pemandangan yang menakjubkan.
Hari 5 – Madinah
Hari ini diberikan sepenuhnya untuk ibadah mandiri di Masjid Nabawi. Jamaah dapat memperbanyak sholat, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan memanfaatkan waktu untuk meningkatkan kualitas ibadah masing-masing. Free program ini memberi keleluasaan bagi jamaah untuk menyesuaikan ibadah dengan kebutuhan pribadi.
Hari 6 – Madinah
Pada hari ini jamaah mengikuti pemantapan manasik dan pembahasan teknis keberangkatan Umroh pertama. Setelah sesi manasik, jamaah masih memiliki waktu untuk memperbanyak ibadah mandiri di Masjid Nabawi, memperdalam pemahaman sebelum melakukan perjalanan ke Makkah.
Hari 7 – Madinah menuju Makkah
Pagi hari, jamaah menyiapkan koper masing-masing dan melakukan mandi ihrom sebelum sholat Dhuhur. Setelah makan siang dan check-out hotel, perjalanan menuju Makkah dimulai. Dalam perjalanan, jamaah berhenti di Masjid Dzulhulaifah (Bir Ali) untuk mengambil miqot dan niat Umroh pertama. Sesampainya di Makkah, jamaah check-in hotel, makan malam, dan pada malam harinya melaksanakan Umroh pertama bersama-sama.
Hari 8 – Makkah
Hari ini sepenuhnya diberikan untuk ibadah mandiri di Masjidil Haram. Jamaah dapat memperbanyak thawaf, sa’i, sholat, dzikir, dan membaca Al-Qur’an. Free program ini memberi kesempatan untuk mendekatkan diri lebih intens kepada Allah SWT.
Hari 9 – Makkah
Setelah sarapan, jamaah berkumpul di lobi hotel untuk ziarah Makkah dan melaksanakan Umroh kedua. Destinasi ziarah mencakup Jabal Tsur, Arofah, Jabal Rahmah, dan Masjid Ji’ronah untuk mengambil miqot Umroh kedua. Setelah selesai, jamaah kembali memperbanyak ibadah mandiri di Masjidil Haram.
Hari 10 – Makkah menuju Thaif
Pagi hari, jamaah mengikuti tour ke Thaif. Rute tour mencakup Shubra Palace dan Masjid Ibn Abbas, beberapa historical mosques, Fruit Market, dan Rose Factory. Kegiatan ini memberikan pengalaman wisata sekaligus menambah pengetahuan sejarah Islam di daerah Thaif.
Hari 11 – Makkah menuju Jeddah dan Kepulangan
Setelah sholat Subuh, jamaah melakukan Thawaf Wada’ sebagai tanda perpisahan dengan Masjidil Haram, kemudian kembali ke hotel untuk sarapan dan persiapan check-out. Selanjutnya, jamaah melakukan perjalanan ke Jeddah. Di Jeddah, jamaah berkesempatan berbelanja di Ballad dan mengunjungi Masjid Qishos, menyesuaikan kondisi di lapangan. Sore harinya jamaah bersiap untuk check-in di bandara Jeddah.
Hari 12 – Sampai di Surabaya
Jemaah sampai di Bandara Juanda. Dengan demikian telah selesai sudah rangkaian pelaksanaan program umroh 12 hari Juni 2026 jemaah, semoga ibadah yang dilakukan diterima Allah SWT, menjadi umroh mambrur dan maqbul.